Kekeringan di Kabupaten Tegal Masih Terjadi, 596 Ribu Liter Air Bersih Kembali Disalurkan

pmikabtegal.or.id, Kekeringan di Kabupaten Tegal masih terjadi. Hal ini mendapat perhatian dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal. 

Tercatat sudah hari ke-35, PMI Kabupaten Tegal mendistribusikan bantuan air bersih ke wilayah yang mengalami kekeringan di Kabupaten Tegal, hingga Selasa 2 September 2025 pukul 14.30 WIB.

Bantuan tersebut diberikan ke 6 kecamatan dan sembilan desa yang terdampak kekeringan di Kabupaten Tegal. Warga penerima bantuan pun menyambut baik langkah PMI tersebut. 

“Sudah beberapa minggu sumur kami kering. Kalau tidak ada bantuan air ini, mungkin kami harus beli dengan harga mahal. Alhamdulillah ada PMI yang peduli,” tutur Suparmi, 47 tahun, warga Desa Timbangreja, Lebaksiu.

Hal senada diungkapkan Warsito, 55 tahun, warga Desa Danawarih, Balapulang. 

“Setiap kali truk tangki datang, warga langsung antre dengan jerigen dan ember. Meski harus bergantian, tapi ini sangat membantu kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Dengan distribusi yang masih terus berjalan, PMI berharap kebutuhan dasar warga yang mengalami kekeringan di Kabupaten Tegal tetap terpenuhi hingga musim kemarau berakhir. 

Ketua PMI Kabupaten Tegal Iman Sisworo mengatakan, total bantuan air bersih yang sudah tersalurkan mencapai 596 ribu liter atau setara 104 tangki. Bantuan ini menyasar 10.194 kepala keluarga dengan total 43.815 jiwa.

“Musim kemarau membuat warga rawan krisis air bersih. Karena itu, kami minta agar bantuan yang disalurkan ini benar-benar dimanfaatkan sebaik mungkin dan tidak dipakai untuk hal-hal yang tidak mendesak,” ujar Iman.

Adapun rincian distribusi, yakni Kecamatan Kedungbanteng (Desa Penujah) 6 tangki atau 36 ribu liter. Kecamatan Lebaksiu (Desa Timbangreja, Lebaksiu Kidul, dan Lebaksiu Lor) total 66 tangki atau 376 ribu liter. 

Kecamatan Balapulang (Desa Danawarih dan Wringin Jenggot) 20 tangki atau 116 ribu liter. Kecamatan Suradadi (Desa Purwahamba) 6 tangki atau 32 ribu liter. 

Kecamatan Pangkah (Desa Dermasuci) 2 tangki atau 12 ribu liter. Dan Kecamatan Jatinegara (Desa Lembahsari) 1 tangki atau 6 ribu liter.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Infografis

Cek Hoaks ataau Fakta
Waspada diare

Prestasi

Temu Sibat Nasional
Youth Red Cross and Vo...

Pelayanan Gawat Darurat dan Rujukan Awal. Kriteria: warga setempat, verifikasi singkat, tidak menanggung biaya operasional minimal untuk kasus tertentu.

Pengantar Jenazah & Pendampingan Keluarga. Fokus: pelaksanaan protokol humanis dan koordinasi dengan pihak keluarga/pihak berwenang.

Evakuasi, Triase, dan Logistik.
Tim tanggap cepat, Koordinasi BPBD dan Mitra Kesehatan Lainnya