Sebanyak 4.133 anggota Palang Merah Remaja (PMR) ikuti Uji Kecakapan

pmikabtegal.or.id, Slawi, 21 September 2025 – Sebanyak 4.133 anggota Palang Merah Remaja (PMR) dari 99 sekolah di Kabupaten Tegal mengikuti kegiatan Uji Kecakapan Gerakan Kepalangmerahan dan Ayo Siaga Bencana yang dilaksanakan di halaman Pemkab Tegal pada Minggu, 21 September 2025.

Adapun rinciannya PMR Wira 41 sekolah – 1.627 anggota, PMR Madya  56 sekolah – 2.486 anggota, PMR Mula 2 sekolah – 20 anggota.

Panitia Uji Kecakapan, Thamalia Haristiani, SHI mengatakan, tujuan Kegiatan ini adalah memberikan Pengakuan dan Penghargaan atas kecakapan PMR, yang merupakan bagian dari siklus Pembinaan dan Pengembangan PMR, Melakukan evaluasi terstruktur terhadap proses pembinaan PMR di masing masing unit, Mengidentifikasi tingkat pengetahuan, keterampilan dan sikap anggota PMR dalam materi Gerakan Kepalangmerahan, dan Ayo Siaga Bencana, Memberikan pengalaman langsung kepada anggota PMR dalam menerapkan ilmu yang telah dipelajari selama proses pembinaan, Memberikan bentuk pengakuan dan penghargaan formal atas kemampuan yang dimiliki oleh anggota dan unit PMR Sekolah.

“Dengan kegiatan uji kecakapan diharapkan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan, solidaritas, serta kepedulian sosial di antara anggota PMR, dan Mendorong anggota PMR untuk menjadi pelopor dalam gerakan kemanusiaan dan teladan dalam upaya kesiapsiagaan bencana di sekolah maupun masyarakat,”jelasnya.

Kegiatan uji kecakapan meliputi ujian tulis sebanyak 25 soal pilihan ganda, dan ujian praktik berupa pembuatan video simulasi, kampanye, atau film pendek terkait gerakan kepalangmerahan dan siaga bencana. Peserta yang dinyatakan lulus akan memperoleh sertifikat dan pin sebagai bentuk pengakuan formal atas kemampuan yang dimiliki.

“Selain itu, kegiatan ini dirangkaikan dengan Pengukuhan Bersama PMR Mula, Madya, dan Wira sebagai bentuk pengakuan resmi kesiapan anggota PMR untuk mengemban tanggung jawab sebagai kader kemanusiaan,”terangnya.

Ketua PMI Kabupaten Tegal, H. Iman Sisworo, SH, menyampaikan bahwa uji kecakapan ini merupakan wujud nyata pembinaan generasi muda PMI.

“PMR bukan hanya belajar teori, tetapi juga harus terampil, siap mental dan fisik, serta peduli terhadap sesama. Melalui uji kecakapan ini, kami ingin memastikan bahwa PMR siap menjadi pelopor kemanusiaan sekaligus teladan dalam kesiapsiagaan bencana di sekolah maupun masyarakat,” ungkapnya.

Salah satu peserta, Muhammad Abiyyu Nurhamzah, anggota PMR Wira dari SMAN 2 Slawi, merasa bangga bisa ikut serta.

“Kami tidak hanya diuji pengetahuan, tetapi juga ditantang untuk membuat video simulasi tentang kesiapsiagaan bencana. Ini pengalaman berharga yang membuat kami lebih siap membantu orang lain dan berani tampil sebagai relawan muda,” ujarnya penuh semangat.

Melalui kegiatan ini, PMI Kabupaten Tegal berharap lahir generasi muda yang bersih, sehat, peduli, kreatif, mampu bekerja sama, bersahabat, dan ceria, serta siap menjadi kader kemanusiaan yang tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Infografis

Cek Hoaks ataau Fakta
Waspada diare

Prestasi

Temu Sibat Nasional
Youth Red Cross and Vo...

Pelayanan Gawat Darurat dan Rujukan Awal. Kriteria: warga setempat, verifikasi singkat, tidak menanggung biaya operasional minimal untuk kasus tertentu.

Pengantar Jenazah & Pendampingan Keluarga. Fokus: pelaksanaan protokol humanis dan koordinasi dengan pihak keluarga/pihak berwenang.

Evakuasi, Triase, dan Logistik.
Tim tanggap cepat, Koordinasi BPBD dan Mitra Kesehatan Lainnya