Warureja — Sebanyak 30 siswa TK Intan Maulida Kendayakan mengikuti kegiatan pengenalan peralatan penanganan bencana dalam rangka outing class yang berlangsung di Balai Desa Kendayakan, Kecamatan Warureja, Sabtu (15/11).
Dalam kegiatan edukatif ini, para peserta dikenalkan berbagai perlengkapan penanganan kedaruratan bencana, seperti pelampung, alat pemadam api ringan (APAR), tas pertolongan pertama, serta tandu. Selain melihat langsung, anak-anak juga diajari cara penggunaan alat-alat dasar tersebut dengan pendampingan tenaga terlatih.
Narasumber kegiatan berasal dari SIBAT (Siaga Bencana Berbasis Masyarakat) Desa Kendayakan. Perwakilan SIBAT, Nurul HM, menyampaikan bahwa edukasi sejak dini sangat penting untuk membentuk kesiapsiagaan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap anak-anak mulai mengenal alat-alat keselamatan sehingga tumbuh rasa waspada dan peduli terhadap situasi kedaruratan,” ujar Nurul.
Kepala TK Intan Maulida, Nurwiyati, S.Pd, mengapresiasi dukungan SIBAT dan pihak desa dalam memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa.
“Outing class ini tidak hanya menambah wawasan anak-anak, tetapi juga memberikan pengalaman langsung yang bermanfaat untuk menumbuhkan keberanian dan kesiapsiagaan,” ungkapnya.
Kegiatan berlangsung dengan antusias, baik dari siswa maupun guru pendamping, serta diharapkan dapat menjadi agenda rutin untuk menambah pengetahuan dasar kesiapsiagaan bencana bagi anak usia dini.





