Relawan BPBD dan PMI Kabupaten Tegal diberangkatkan ke TDB Tanah Longsor Banjarnegara

Slawi – BPBD Kabupaten Tegal bersama PMI dan Baznas Kabupaten Tegal resmi melepas keberangkatan relawan dan bantuan logistik untuk mendukung operasi Tanggap Darurat Bencana (TDB) tanah longsor di Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara. Pelepasan dilaksanakan di halaman BPBD Kabupaten Tegal, Kamis, 20 November 2025 Pukul 09.00 WIB.

Kegiatan ini dipimpin oleh Plt. Kalak BPBD Kabupaten Tegal, M. Afifudin, S.Hut., MT., M.Sc, didampingi Ketua PMI Kabupaten Tegal, H. Iman Sisworo, SH, serta perwakilan Baznas Kabupaten Tegal.

Sebanyak 15 personel diberangkatkan untuk penguatan petugas di lokasi bencana, terdiri dari BPBD Kabupaten Tegal sebanyak 10 orang dan PMI Kabupaten Tegal 5 orang. Relawan akan melaksanakan tugas BKO selama 7 – 10 hari di wilayah terdampak.

Selain relawan, juga dikirimkan dukungan logistik dan peralatan untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar para penyintas dan mendukung operasional di lapangan.
Dari PMI Kabupaten Tegal berupa 5 set Peralatan Dapur Umum (DU) dan dari Baznas Kabupaten Tegal berupa permakanan seperti Beras, Mie instan, Biskuit, Kornet dan Pempers.
Bantuan ini diharapkan membantu pengungsi dalam memenuhi kebutuhan makan serta kebutuhan harian selama masa tanggap darurat.

Plt. Kalak BPBD Kabupaten Tegal, M. Afifudin, S.Hut., MT., M.Sc, menyampaikan bahwa pengiriman relawan ini merupakan bentuk solidaritas kemanusiaan.

“Kami mengirimkan relawan terlatih untuk membantu pencarian, evakuasi, serta penanganan darurat di wilayah Pandanarum. Semoga dukungan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Banjarnegara,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Tegal, H. Iman Sisworo, SH, menambahkan komitmen PMI dalam mendukung upaya tanggap darurat.

“PMI Kabupaten Tegal mengirimkan personel Satgana beserta peralatan dapur umum untuk mendukung kebutuhan pangan para pengungsi. Ini adalah tugas kemanusiaan yang akan selalu kami jalankan,” tuturnya.

Sebagaimana diketahui, bencana tanah longsor terjadi pada Minggu, 16 November 2025 sekira pukul 14.00 WIB, berlokasi di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara.
Longsor dipicu oleh hujan lebat intensitas tinggi dengan durasi tiga jam, ditambah kondisi tebing vertikal dan struktur tanah yang labil, sehingga memicu longsoran besar yang mengenai permukiman warga.
Kejadian longsor mengakibatkan 48 rumah tertimbun, 7 orang luka-luka, 2 orang meninggal dunia, 26 orang hilang dan 931 jiwa mengungsi serta 195 rumah terdampak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Infografis

Cek Hoaks ataau Fakta
Waspada diare

Prestasi

Temu Sibat Nasional
Youth Red Cross and Vo...

Pelayanan Gawat Darurat dan Rujukan Awal. Kriteria: warga setempat, verifikasi singkat, tidak menanggung biaya operasional minimal untuk kasus tertentu.

Pengantar Jenazah & Pendampingan Keluarga. Fokus: pelaksanaan protokol humanis dan koordinasi dengan pihak keluarga/pihak berwenang.

Evakuasi, Triase, dan Logistik.
Tim tanggap cepat, Koordinasi BPBD dan Mitra Kesehatan Lainnya